News

Bu Jayus Peanut Sauce go to Korea

 

Bu Jayus Peanut Sauce Canning Process

 

 

ADA APA AJA SIH DI PASAR GADING, SOLO …??

https://www.youtube.com/watch?v=BQozkfj0_6I

SOLOPOS.TV, SOLO – Pasar tradisional di Kota Solo selalu menawarkan keunikan tersendiri. Salah satunya Pasar Gading.
YOUTUBE.COM
Home » BISNIS KITA » Sabel Pecel Bu Jayus Hadir di Banua

Sabel Pecel Bu Jayus Hadir di Banua

(119 Views) April 27, 2016 12:55 pm | Published by | No comment

Banjarmasin, Klikbisniskita.com-Bagi anda yang sering berkunjung ke kota Solo, barangkali sudah tidak asing lagi dengan Sambel Pecel Bu Jayus. Sambel yang sudah ada sejak tahun 1990 an ini kini hadir di Banua tepatnya di Banjarbaru.

Menurut Sigit Purnomo, Manajer Marketing PT. Sri Wiji Utami, produsen Sambel Pecel Bu Jayus mengatakan, kehadirannya di Kalsel selain untuk mengembangkan pasar juga memenuhi permintaan yang selama ini sudah ada di daerah ini.

“ Sebenarnya produk kami sudah lama masuk ke Kalsel tetapi masih belum memiliki distribusi secara resmi. Dan saat ini kami sudah memiliki distributor resmi untuk pengembangan pasar di wilayah Kalimantan dan memenuhi permintaan pembeli” jelasnya kepada Klikbisniskita.com

Dipilhnya Kalsel sebagai pasar pertama di Kalimantan bukan tanpa alasan, selain letaknya yang strategis, terlebih lagi pasarnya yang cukup bagus. “ Bagi kami kalsel merupakan sentral perdagangan di kalimantan dan ia menjadi pasar utama untuk menuju Kalteng dan Kaltim” jelas Sigit.

Sabel yang satu ini dikemas menggunakan kaleng sehingga memiliki daya tahan yang cukup hinga mencapai 1 tahun. Selain itu, produk yang sudah dipasarkan di Jakarta, Jogya dan Cilacap ini tidak mengandung bahan pengawet sehingga aman untuk dikonsumsi dan mudah untuk dibawa.

Dibandrol dengan harga Rp. 28.000 perkaleng, Sambal Pecel Bu Jayus memiliki 2 jenis Pedas dan sedang. Dan dengan berat bersih 200 gram, sambal yang satu ini pantas untuk menemani makan pecel anda. Nah, bagi Anda yang tertarik untuk membeli, Anda bisa menemukannya di Candra Purnama Jl. Sidorejo No. 28 RT 11 RW 02 Guntungmanggis, Banjarbaru. (d2n).

Minggu, 03/04/2016 16:23 WIB

Laporan dari Kuala Lumpur

Sambal Pecel Kalengan dari Solo Ini Siap Berkompetisi Secara Global

Lusiana Mustinda – detikFood
Sambal Pecel Kalengan dari Solo Ini Siap Berkompetisi Secara GlobalFoto: Detikfood

Berdiri sejak 20 tahun yang lalu, sambal pecel bu Jayus sudah populer di Solo. Dikemas dalam kaleng, sambal tradisional ini siap berkompetisi di pasar global.

Ingin memperkenalkan produk sekaligus mencari investor asing, produk sambal pecel bu Jayus hadir di Malaysia Internasional Halal Showcase (MIHAS) 2016 di Kuala Lumpur Convention Center(KLCC) yang sudah diselenggarakan pada 31 Maret hingga 2 April kemarin.

Dalam MIHAS 2016 ini, ada 50 usaha kelas menengah yang ikut serta dalam pameran halal internasional, salah satunya sambal pecel asal Solo ini.

Sejak tahun 1990, sambal kacang racikan bu Jayus ini sudah mulai dipasarkan di Pasar Gading, Solo. Akan tetapi pengemasannya masih menggunakan plastik.

Berkat dukungan dari LIPI, Gunung Kidul, sambal tradisional ini dikemas dengan rapih dalam wadah kaleng. “Karena uji lab memerlukan biaya yang mahal, jadi saya bekerjasama dengan LIPI untuk melakukan pengembangan alat pengemasan produk ini,” jelas Janu Wijayanto, Direktur Sambal Pecel Bu Jayus saat ditemui detikFood pada (01/03) di KLCC.

Janu juga mengatakan bahwa jika kemasannya masih dalam plastik tidak akan bisa bertahan lama dan sangat sulit untuk bisa go internasional. Dengan cara pengemasan menggunakan kaleng, sambal ini dapat bertahan hingga satu tahun sedangkan jika hanya dikemas dalam plastik paling lama hanya bertahan dua hingga tiga bulan.

Pria yang sudah 9 tahun bekerja di salah satu bank swasta ini akhirnya resign dan fokus untuk meneruskan usaha yang sudah dirintis oleh ibunya. “Setelah ayah saya meninggal, ibu saya ingin sekali usahanya ada yang meneruskan. Dan akhirnya agar lebih fokus saya memutuskan untuk resign. Walaupun sejak masih kuliah di Universitas Gajah Mada saya sudah nyambi membantu ibu berjualan sambal ini,” jelas pria yang akrab disapa Janu ini.

Untuk membuat kemasan kaleng ini butuh waktu yang lama. Uji cobanya sudah sejak tahun 2010 dan penandatanganan resmi dengan LIPI sudah sejak tahun 2015 lalu. Untuk satu kalengnya, sambal pecel Bu Jayus ini dijual dengan harga Rp 25.000. Nah, bagi Anda yang tertarik untuk membeli, Anda bisa menemukannya di gerai oleh-oleh yang berada di jalan Veteran Solo Kios No. 11-12 Pasar Gading atau dapat membeli secara online di www.bujayus.com.

(odi/msa)